Galau, gabungan 5 lima huruf itu kini seolah menjadi virus mematikan yang merasuki seluruh bathin gw, jiwa, raga, hati, pikiran, otak & saraf seakan gag berfungsi lagi untuk urusan lain kecuali cinta, seakan gag ada gairah untuk menjalani kehidupan yang lain. semuanya tefokus pada sosok pujaan yang kini terasa jauh & sepertinya menghilang, bintang itu sepertinya tidak menyadari kalau disini dibumi ini ada seseorang yang tidak rela kalau bintang itu harus berlalu begitu saja. gag bisa di pungkiri lagi gw kini benar-benar jatuh cinta pada "D.E.H" meskipun yang gw rasakan adalah kesakitan, karna dia begitu acuh & seolah tak peduli akan perasaan gw, padahal gw sering memberikan signal-signal kalau gw suka sama dia, gw sayang sama dia. "oh tuhan, berikan jalan kepada hamba untuk bisa menjadi orang yang pantas untuk bersama dengan "D.E.H" meskipun hamba tahu ini bukanlah jalan cinta yang kau ridhoi, kalau hamba pantas dengan dia, tolong dekatkan, kalau tidak pantas untuk dia tolong jauhkan & hapus dalam pikiran hamba." hanya doa lah yg bisa gw panjatkan saat itu, tanpa tahu tuhan mau mendengar atau tidak. karna yang gw tahu cinta adalah anugrah suci yang tuhan titipkan kepada kita, lalu kita jaga cinta itu sepenuh hati dan dengan penuh kesungguhan, cinta datang begitu saja tanpa melihat status sosial, fisik,materi, suku, ras & agama. hanya dengan cinta akhirnya semua bisa bersatu. jadi gw rasa gag ada salahnya gw berdoa.
sampai akhirya di suatu malam, waktu gw lagi asyik twitteran gag jelas bercanda dengan teman2 di twitter, hanya sekadar ingin menghilangkan kegalauan yg gw rasakan. tiba-tiba muncul 1 mention dari "D.E.H" yg isinya "aku lagi sedihh, aktifin hp kamu. aku mau telpon" shock,, I couldn't believe it I've got a mention dari D.E.H.
buru-buru gw bales mention dia & aktifin hp,, jujur gw sangat bahagia waktu itu, mendapatkan mention dari dia seperti mendapatkan satu gelas air di tengah padang pasir yang gersang, meskipun hanya sebuah mention tapi setidaknya gw anggap dia masih inget gw itu yg bikin gw bahagia.
"I don’t want to run away but I can’t take it I don’t understand, If I’m not made for you then why does my heart tell me that I am? Is there any way that I can stay in your arms? " itu sepenggal lirik dari lagu daniel bedingfield yang menjadi dering incoming call di hp gw, dering itu berbunyi di hp dan gw check ternyata panggilan masuk dari D.E.H, sumpahh semakin bahagianya gw, setelah mention kini gw terima telpon dari dia,, tapi anehh dibalik kebahagiaan itu gw malah mendapat nervous saat ngobrol sama dia, banyak sebenernya yg pengen gw utarakan tapi semuanya gag bisa terucap. terlebih karna dia memberi kabar kalau dia lagi sedih tapi dia gag mau cerita kenapa dia sedih, dan sampai sekarang pun dia masih belum cerita ke gw kesedihan yang dia rasakan waktu itu. suasana obrolan yg kaku kini berubah mencair, dia mulai tertawa lagi dengan tawanya yg khas yg bikin gw geregetan kalau udah denger tawa dia. lalu entah siapa yg mulai, obrolan kini menjadi pembahasan untuk ketemuan, dan parahnya gw langsung menyanggupi padahal 80% dalam otak gw memikirkan rasa takut, ketakutan gw adalah gw takut D.E.H akan mengecewakan gw, gw takut hati ini tersakiti lagi kalu nanti ketemu dengan dia truz dia ilfeel sama gw, truz gw di cuekin atau mungkin dia bakal benar-benar menghilang dari kehidupan gw setelah ketemu gw. tapi untunglah dia mencoba meyakinkan gw, kalau pemikiran gw salah. akhirnya gw dan D.E.H memutuskan untuk ketemu besok pagi tanggal 2 oktober. dan D.E.H pun megakhiri telpon & mengucapkan "selamat tidur, sampai ketemu besok"
minggu pagi di 2 oktober, cuaca pagi ini begitu mendung malah sempat turun gerimis kecil, sempet was was juga siih, gw takut hujan turun pagi ini. tapi syukurlah sampai gw naik bis untuk memulai perjalan hujan tidak turun. kurang lebih 4 jam waktu yang dihabiskan dalam prjalanan untuk selanjutnya sampai ditujuan. alhamdulilah, akhirnya gw nyampe, dan D.E.H pun menanyakan posisi gw sekarang. lalu akhirnya dia meminta gw menunggu sebentar karna dia harus beres-beresin kerjaannya dia dulu. 3 batang sudah habis rokok yang gw bakar tapi D.E.H belum nampak,, disini pikiran gw mulai terganggu memikirkan apa yang akan terjadi nanti baikah atau buruk?? tanda tanya itu menghantui gw selama gw menunggu D.E.H datang. dan waktu yang dinanti penuh resah pun datang. dari balik gerbang pagar sebuah perusahaan itu keluar sosok memakai celana hitam panjang dengan kemeja dan potongan rambut mohawk yang terlihat basah, so cool, perfect and hmmm,, i can't tell more again. seperti gw terlarut dalam mimpi yang diantarkan oleh cerita dongeng sebelum tidur. dengan cerita seorang pangeran yang identik dengan ketampanan, wibawa & kharisma yang mempesona & ternyata itu bukan hanya dalam dongeng saja, gw menjadi saksi disini dengan mata kepala gw sendiri gw menyaksikan sosok pangeran itu hadir di depan gw. ya tuhan terima kasih atas karuniaMu memberikan sepasang mata pada hamba karena dengan karuniaMu hamba bisa menyaksikan keindahan lain dari ciptaanMU juga.
"hey kamu dimana" terdengar panggilan dari earphone hp gw,, OMG, saking terpesonanya gw sampe lupa kalau pangeran itu sedang menelpon gw dan menanyakan keberadaan gw,, gw pun memberitahu posisi gw & gw minta dia datang nyamperin gw, tapi dia gag mau malah minta gw buru2 nyamperin dia. yaudah, gw nyamperin dia kemudian bersalaman. jujur gw ngerasa canggung & arghhh.. nervous gilaa gw :D tapi untunglah semua baik2 saja gw gag terlalu nunjukin nervous gw depan dia. dan secara perlahan dia mulai membuktikan kalu pemikiran gw ke dia sewaktu merencanakan pertemuan itu suatu kesalahan. memang benar D.E.H gag seperti yg gw kira, gw ngerasain dia welcome ke gw. lagi-lagi kebahagian demi kebahagian itu kini menyelimuti gw dalam 24 jam terakhir. dia mengajak gw untuk ke kosantnya, malah dia sempet bilang & ngajak untuk pulang ke rumahnya kalau seandainya masih terjadi mati lampu dikosan. dalam hati gw berkata, jangankan maen ke kosan atau ke rumah dia, ketemu sama dia & dia bersikap baik ama gw za gw rasa itu udah lebih dari cukup. sambil berjalan menuju kosan, dia menanyakan perjalanan gw tadi & bertanya apa komentarnya setelah ketemu?? simple za gw jawabnya, "nyesel" iya gw nyesel kenapa gw gag ketemu dia dari dulu. . hahaha:D
sesampainya di kosan, suasana disana cukup rame, mungkin karena hari libur juga jadi mereka pada kumpul. D.E.H masuk lebih dulu dan sementara gw ditahan diluar, bilangnya sii dia mu beres-beres karna baru pindahan & keadaanya masih berantakan. setelah beres, dia merpersilahkan gw masuk,, hmmmm,, gw udah di dalam kosannya sekarang, beberapa menit berlalu gw & D.E.H saling diam membisu, kalau gw, jujur gw spechless, gag tau harus mulai obrolan dari mana. tapi kalau D.E.H, gw gag tau apa yg ada dipikiran dia saat itu. waktu terus berlalu tapi kali ini mulai ada sepatah dua patah kata yang di ucapkan, sesekali gw & D.E.H mengomentari backsound yang terdengar saat itu, karna saat itu ada suara nyanyian yg begitu mengalun indah ( gw bilang mengalun indah aja deh meskipun gw sangsi, daripada gw dilemparin asbak kalau mencela suara penyanyi itu) :D
gw bakal skip cerita beberapa jam, sampai akhirnya temen kerja D.E.H bersama 2 orang lainnya datang mengantarkan properti yang di beli D.EH & temen kerjanya,, sementara gw masih merasakan kepala gw yang terasa berat, gw bener2 puyeng waktu itu lalu gw minum obat yang dibeli D.E.H,, beberapa saat setelah minum obat rasa kantuk pun mulai datang, gw pun tidur disaat D.E.H dan temenya sibuk rapi-rapi kamar yang baru mereka tempati. gag tau kapan temen D.E.H pergi, tiba-tiba gw di bangunkan D.E.H dan menyuruh gw pindah ke tempat tidurnya, meski masih siang tapi keadaan ruangan begitu gelap, tapi gw gag bisa melanjutkan tidur gw, D.E.H rebahan di samping gw, meski dalam keadaan samar2 kini gw bisa menikmati parasnya D.E.H yg begitu menawan hanya dalam jarak beberapa centi saja,, huhhh, semakin bergetar jiwa ini, degup jantung gw terasa semakin cepat berdetak. dan akhirnya gw harus skip lagi cerita ini beberapa jam,, sampe akhirnya malam menjelang keadaan masih gelap gulita, hanya cahaya lilin yg menerangi ruangan sekaligus menjadi saksi apa yang terjadi pada waktu itu. sungguh ini sangat luar biasa, semua diluar dugaan gw, semua terjadi tanpa rencana, gw benar-benar menemukan kebahagian, orang yang beberapa bulan ini selalu hadir membayangi hari-hari gw, selalu bermain dalam pikiran gw kini dia ada bersama gw, ada dalam pelukan gw. ya allah terima kasih untuk semuanya, terima kasih untuk D.E.H yang udah memberikan kesempatan ini ke gw. OCTOBER 2nd is a great romantic moment for me, until end of time I never forget.
I love u so much D.E.H. .


