Disini di kota ini

Beberapa minggu yang lalu gw dapat kabar ini, kabar kalo bb akan dipindah tugas dari bogor ke kota "pangkal perjuangan" kota yang berada di paling ujung utara jawabarat. dan entahlah, ini kabar baik atau kabar buruk gw gag tau, ini mungkin bisa dibilang baik karena secara letak geografis memang daerah ini berbatasan langsung dengan daerah tempat gw tinggal, tapi pada kenyataanya akses menuju daerah ini lebih banyak memakan waktu tempuh. ke bogor gw hanya butuh waktu 3 jam, itu dalam keadaan perjalanan yang tidak normal, sedang ke kota yang bakal bb singgahi ini butuh waktu 4 jam dalam perjalanan normal. jadi gw gag bisa bilang ini kabar baik atau buruk.

dan di minggu ini bb akan mulai berada di kota ini. Ada kebahagiaan tersendiri yang gw rasakan, ketika gw menjadi orang pertama yang menyambut kedatangan bb di kota ini, meski perjuangannya gak begitu mudah dan rasanya gw gak harus menulis semuanya disini, cukup gw, tukang ojeg dan seseorang yang gw lupa tanya namanya saja yang tau, yang udah bantu gw disana dari siang hari sampai malam menjelang. meski harus ada pamrih, tapi gw ucapin terima kasih buat semuanya. buat pak haji dadang, terima kasih udah mau nyediain kamar untuk gw bermalam dan kalau cocok mungkin bakal jadi tempat buat bb tinggal di kota ini.

pagi itu hari senin, pagi yang udah gw tunggu dari sejak malam. karena gw gak sabar ingin segera melihat senyuman manis dan tatapan indah sang pujaan. habis sudah segelas kopi panas, banyak sudah batang rokok yang di bakar tapi bb masih belum saja datang. akhirnya waktu yang dinanti tiba, bahagia rasanya bisa ketemu bb lagi apalagi ini didaerah yang mungkin asing buat bb dan gw jadi orang pertama yang menyambutnya dikota ini. dan tanpa banyak basa basi gw mengajak bertemu dengan orang yang udah nyediain kamar yang gw tempati tidur semalam. tadinya kamar itu akan jadi tempat buat bb tapi sepertinya kamar itu jauh dari kata nyaman, bb pun mengurungkan niatnya menempati kamar itu. batal di tempat ini, kembali gw mengemban tanggung jawab mencarikan tempat baru, tempat yang bener-bener di rasa nyaman buat bb dan gw tentunya. gw sangat bersyukur, pencarian telah berakhir, tempat baru udah gw temukan dan gak terlalu sulit seperti hari kemarin.
setelah deal akan tinggal di tempat ini, gw dan bb mulai merapihkan semuanya, membersihkannya sampe terasa nyaman. diluar terlihat langit mulai mendung, hujan pun turun sampai lepas maghrib hujan mulai reda. gw dan bb lalu keluar bersiap mencari santap makan malam dan menu yang dipilih adalah pecel ayam.
*jadi inget waktu dibogor, ketika itu berkeliling nyari yang jual pecel ayam, padahal yang jualan bertebaran dimana-mana, tapi yang dipilih malah tempat yang paling jauh,, dan ternyata alasan dari bb adalah "biar waktu untuk berduaan lebih lama" hmmm, so sweet*

makanpun selesai, gw dan bb kembali untuk istirahat lalu tidur sampai akhirnya pagi menjelang di hari selasa. sebenernya gw gak sanggup menghadapi pagi ini, karena pagi ini gw harus pulang, harus kembali bekerja, dan harus terpisah jarak lagi dengan bb. berat rasanya ketika gw harus meninggalkan bb sendiri disini, di kota ini, karena gw tau dan gw rasakan apa yang saat itu bb rasakan. suasana haru mulai menyelimuti, terlihat kesedihan di mata bb. sampai akhirnya bb memeluk gw, seperti semuanya ga bisa ditahan lagi air matanya menetes dan mengalir di pipi. gw yang tadinya begitu tegar dengan situasi seperti ini, gw yang tadinya selalu berusaha menenangkan bb akhirnya terhanyut dalam kesedihan dan dalam dekapan bb air mata gw ikut jatuh..



Buat bb yg gw sayang, gw cuma mu bilang, "babak baru dalam kehidupan telah dimulai, terus semangat, terus jalani keseharian dengan kecerian, jangan menyerah, karena ini adalah sebuah proses menuju pendewasaan dalam hidup. dan sebuah kesuksesan tidaklah mudah diraih secara instant. semoga di tempat ini, di kota ini. sebuah pencapaian dan kesuksesan bisa bb raih dan menjadi pemenang dalam pertarungan di kerasnya sebuah kehidupan!"

You Might Also Like

Comments
0 Comments

0 comments

BERI KOMENTAR